Pendidikan

34 Contoh Konjungsi Koordinatif: Pengertian, Fungsi, Jenis

Definisi Konjungsi Koordinasi

Coordinating Conjunction adalah kata sambung yang menghubungkan dua kata, frase, klausa atau kalimat yang memiliki arti yang setara atau setara. Definisi ini sejalan dengan definisi kata sambung koordinasi menurut halaman wikipedia. Menurut website tersebut, kata sambung koordinatif didefinisikan sebagai kata sambung yang menghubungkan dua kalimat atau lebih yang memiliki makna yang sama atau sama.

Contoh-Koordinasi-Konjungsi

Fungsi Konjungsi Koordinat

Dalam hal ini, berdasarkan pengertian di atas, dapat disimpulkan bahwa kata sambung atau kata sambung memiliki beberapa fungsi, yang antara lain adalah:

  1. Untuk menghubungkan kata dengan kata.
  2. Untuk menghubungkan frase dengan frase.
  3. Menghubungkan klausa dengan klausa.
  4. Untuk menghubungkan kalimat dengan kalimat.
  5. Dan untuk menghubungkan paragraf dengan paragraf “persimpangan antar paragraf disebut transisi”.

Jenis Konjungsi Koordinasi

Ada beberapa jenis kata penghubung yang dapat kita temukan dalam sebuah teks, yang meliputi coordinating dan subordinating. Nah pada kesempatan kali ini kita akan membahas konjungsi koordinatif.


  • Konjungsi Koordinasi Aditif

Konjungsi ini merupakan penanda hubungan penambahan antar kalimat.


Contoh :

  1. Ibu goreng tahu di dapur.
  2. Ibu menanak nasi.
  3. Ibu goreng tahu dan nasi di dapur.

  • Konjungsi Koordinasi Pendampingan

Konjungsi ini menandakan hubungan yang menyertai antara kalimat.


Contoh:

  • Aku pergi ke sekolah.
  • Adik saya juga bersekolah.
  • Adikku dan aku pergi ke sekolah bersama.

  • Konjungsi Koordinasi Pemilu

Konjungsi ini merupakan penanda hubungan seleksi dalam sebuah paragraf atau tulisan.


Contoh:

  1. Anda dapat memilih warna kuning.
  2. Anda bisa mengambil warna hijau.
  3. Lebih suka kuning atau hijau?

  • Konjungsi Koordinasi Perlawanan

Konjungsi ini merupakan penanda hubungan perlawanan antar kalimat dalam paragraf.


Contoh:

  • Jadilah anak yang baik.
  • Jadilah anak yang malas.
  • Budi adalah anak yang baik tetapi dia pemalas.

  • Konjungsi Koordinasi Oposisi

Konjungsi ini menandakan hubungan yang berlawanan antara kalimat.


Contoh:

  1. Sari gadis yang sangat cerdas.
  2. Sari berasal dari keluarga kurang mampu.
  3. Sari adalah gadis yang sangat cerdas, meski berasal dari keluarga kurang mampu.

Contoh Koordinasi Konjungsi

Berikut adalah beberapa contoh kata penghubung koordinasi, yang terdiri dari:

  1. Ibu menanak nasi di dapur dan Ayah membaca koran di ruang tamu.
  2. Saya mengerjakan PR matematika dan PR fisika.
  3. Ratna dan Aisyah sedang mengerjakan tugas kelompok.
  4. Adikku dan aku mendapat hadiah dari pamanku.
  5. Kita harus melindungi diri kita sendiri dan orang-orang terdekat kita dari kejahatan.
  6. Jihan dan Ratu mengerjakan tugas kuliah bersama.
  7. Kita harus menjaga kebersihan diri dan kebersihan lingkungan kita.
  8. Budi dan Anjar mendapat hukuman dari guru.
  9. Pemburu itu menangkap induk harimau dan anaknya di hutan.
  10. Indonesia mengalami tanah longsor dan banjir tahun ini.
  11. Entah Joni pulang atau ke tempat temannya.
  12. Saya akan pergi ke Jakarta pada hari Rabu atau Kamis minggu ini.
  13. Kamu lebih suka es jeruk atau lebih tertarik dengan es dugan?
  14. Apakah Andi atau Budi mereka berdua sangat nakal.
  15. Rini bingung harus pulang sendiri atau diantar teman-temannya.
  16. Hari ini cuaca sangat panas walaupun hari ini hujan deras.
  17. Dika tidak mau sekolah meski ibunya sudah memberinya uang jajan.
  18. Saya tidak ingat hari ulang tahunnya meskipun dia mengatakan itu.
  19. Budi mendapat nilai jelek padahal dia sudah belajar dengan giat.
  20. Shinta percaya pada horoskop meskipun takdir diatur oleh Tuhan.
  21. Budi tidak mengerjakan PR, sedangkan PR akan dikumpulkan besok.
  22. Dika ingin membelikan ibunya hadiah sementara dia tidak punya uang.
  23. Rini membelikan Dina buah anggur, sedangkan Dina mau jeruk.
  24. Agam tidak membawa baju olah raga padahal hari ini ada mata pelajaran olah raga.
  25. Andi tetap bersekolah padahal hari ini adalah hari libur.
  26. Jaka adalah anak yang baik sedangkan Juki adalah anak yang nakal.
  27. Aku ingin pergi ke pantai tapi hari ini hujan.
  28. Dhani memberi Dini hadiah tapi Dini menolaknya.
  29. Pak Raden sangat kaya, tapi dia hidup sederhana.
  30. Tika adalah anak yang pintar tapi dia juga anak yang malas.
  31. Ayah saya membawa saya ke kebun tetapi ibu saya tidak mengizinkannya.
  32. Harga sepeda motor sangat mahal, tapi Budi tetap membelinya.
  33. Saya mengatakan kepadanya untuk tidak datang tetapi dia tetap datang juga.
  34. Dhani mendapat perintah untuk menyapu tapi dia tidak melakukannya.

Demikianlah pembahasan mengenai 34 Contoh Konjungsi Koordinasi: Definisi, Fungsi dan Jenis Semoga ulasan ini dapat menambah wawasan dan pengetahuan bagi anda semua, terima kasih banyak atas kunjungannya. 🙂 🙂 🙂


Baca Juga Artikel Lainnya:

  1. Tugas kata adalah
  2. Konjungsi adalah
  3. Teks Cerita Inspiratif
  4. Recount Text – Pengertian, Struktur, Tujuan, Contoh & Cara Memahaminya
  5. Definisi Wacana
  6. Definisi “Konjungsi Koordinasi” & (Contoh)
  7. Subordinating Conjunctions

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

| |
Back to top button