Pendidikan

Client dan Server – Pengertian, Fungsi, Tipe, Cara Kerja & Contoh

Client dan Server – Pengertian, Ciri, Fungsi, Jenis, Paradigma, Cara Kerja, Kelebihan, Kelemahan & Contoh – Untuk pembahasan kali ini kita akan mengulas tentang Klien dan Server yang dalam hal ini meliputi pengertian, ciri, fungsi, jenis, paradigma, cara kerja, kelebihan, kekurangan dan contohnya, agar lebih paham dan paham simak ulasan selengkapnya dibawah ini.

Klien-dan-Server

Pengertian Klien dan Server

Klien adalah sistem atau proses apa pun yang meminta data atau layanan ke server, sedangkan server adalah sistem atau proses yang menyediakan data atau layanan yang diminta oleh klien.


Client-Server adalah pembagian kerja antara server dan client yang mengakses server dalam sebuah jaringan. Jadi arsitektur client-server adalah rancangan sebuah aplikasi yang terdiri dari client dan server yang saling berkomunikasi ketika mengakses server dalam suatu jaringan.

Baca Juga Artikel Terkait : 20 contoh dan definisi sistem operasi jaringan


Karakteristik Klien dan Server

Berikut adalah beberapa karakteristik client dan server, yang terdiri dari:


  1. Layanan (layanan)
  • Hubungan antara proses yang berjalan pada mesin yang berbeda
  • Pemisahan fungsi didasarkan pada gagasan pelayanan
  • Server sebagai penyedia, klien sebagai konsumen
  1. Berbagi sumber daya (resources): Server dapat melayani beberapa klien pada saat yang sama, dan mengatur akses bersama ke sumber daya bersama untuk memastikan konsistensi.
  2. Protokol asimetris (protokol yang tidak simetris): Hubungan banyak-ke-satu antara klien dan server. Klien selalu memulai dialog melalui permintaan layanan, dan server secara pasif menunggu permintaan dari klien.
  3. Transparansi lokasi: Proses yang dilakukan oleh server dapat ditempatkan di mesin yang sama atau di mesin yang berbeda melalui jaringan. Lokasi server harus mudah diakses dari klien.
  4. Mix-and-Match: Perbedaan dalam platform klien server
  5. Komunikasi berbasis pesan; Interaksi server dan klien melalui pengiriman pesan yang menyertakan permintaan dan jawaban.
  6. Pemisahan antarmuka dan implementasi: Server dapat ditingkatkan tanpa memengaruhi klien selama antarmuka pesan yang dikeluarkan tidak berubah.
  • Sistem Server Klien
  • Aplikasi Klien/Server

Fungsi Klien dan Server

Fungsi klien dan server meliputi:


1.Fungsi Server

Fungsi servernya adalah:

  1. Menerima dan memproses database yang diminta dari klien
  2. Periksa otorisasi
  3. Pastikan bahwa tidak ada pelanggaran batasan integritas
  4. Lakukan pemrosesan kueri/perbarui dan transfer respons ke klien
  5. Memelihara kamus data

2. Fungsi Klien

Fungsi klien adalah:

  • Menyiapkan antarmuka pengguna
  • Menerima dan memeriksa sintaks masukan dari pengguna
  • Memproses aplikasi
  • Hasilkan permintaan basis data dan migrasikan ke server
  • Memberikan umpan balik kepada pengguna
  • Menyediakan akses database bersamaan
  • Memberikan kontrol pemulihan

Baca Juga Artikel Terkait : Fungsi Topologi Mesh : Ciri, Ciri, Sejarah, Cara Kerja dan Jenisnya


Jenis Klien dan Server

Berikut adalah beberapa jenis client dan server, yang terdiri dari :


  1. File Server

  • Vendor server file mengklaim bahwa mereka pertama kali menciptakan istilah client-server.
  • Untuk berbagi file melalui jaringan

  1. Server Basis Data

  • Klien mengirimkan permintaan SQL sebagai pesan ke server database, kemudian hasil perintah SQL dikembalikan.
  • Server menggunakan kekuatan pemrosesan yang diinginkan untuk menemukan data yang diminta dan kemudian semua catatan dikembalikan ke klien.

  1. Server Transaksi (Server Transaksi)

  • Klien meminta prosedur jarak jauh yang terletak di server dengan mesin database SQL.
  • Prosedur jarak jauh ini menjalankan sekelompok pernyataan SQL
  • Hanya diperlukan satu permintaan/jawaban untuk melakukan transaksi

  1. Server Groupware

  • Dikenal sebagai kerja koperasi yang didukung komputer
  • Manajemen informasi semi-terstruktur seperti teks, gambar, email, papan buletin, dan alur kerja
  • Data diatur sebagai dokumen

  1. Server Aplikasi Objek

  • Aplikasi klien/server ditulis sebagai sekumpulan objek komunikasi
  • Objek klien berkomunikasi dengan objek server melalui Object Request Broker (ORB)
  • Klien memanggil metode pada objek jarak jauh

  1. Server Aplikasi Web

  • World Wide Web adalah aplikasi server klien pertama yang digunakan untuk web.
  • Klien dan server berkomunikasi menggunakan RPC seperti protokol yang disebut HTTP.

Baca Juga Artikel Terkait : Topologi Bus – Ciri, Cara, Kelebihan & Kelemahan


Paradigma Klien dan Server

terdiri dari:


Memulai hubungan dengan server, lalu biasanya meminta layanan dari server. Untuk web, klien diimplementasikan dalam bentuk browser: untuk email “surat elektronik” dalam bentuk pembaca email.


Menyediakan berbagai macam layanan yang diminta oleh klien, misalnya: web server mengirimkan halaman web, mail server mengirimkan e-mail.


Bagaimana Sistem Klien dan Server Bekerja

Sistem Client dan Server berjalan pada setidaknya dua sistem komputer yang berbeda. Biasanya sebuah server melayani beberapa komputer client, meskipun ada juga yang hanya melayani 1 client, yang disebut peer to peer atau point to point.


Klien adalah komputer desktop yang terhubung ke jaringan. Jika pengguna ingin mengakses informasi, bagian aplikasi klien mengeluarkan permintaan yang dikirim melalui jaringan ke server, server kemudian mengeksekusi permintaan tersebut dan mengirimkan informasi kembali ke klien.


Proses server bertindak sebagai aplikasi yang mengelola sumber daya properti bersama seperti database, printer, atau jalur komunikasi, sedangkan proses klien mencakup program untuk mengirim pesan permintaan ke server dan mengakses data seperti mengedit, menghapus, atau menambahkan data.


Kelebihan dan Kekurangan Client dan Server

Berikut adalah beberapa kelebihan dan kekurangan client dan server, yang terdiri dari:


1. Keuntungan Klien

Terdiri dari:


  1. Kecepatan akses lebih tinggi
  2. Sistem keamanan & administrasi yang lebih baik
  3. Sistem cadangan data yang lebih baik

2. Kurangnya Klien

Terdiri dari:


  • Lebih mahal
  • Dibutuhkan komputer dengan spesifikasi khusus untuk menjadi server
  • Ketergantungan pada server, jika server terganggu maka seluruh jaringan terganggu

Baca Juga Artikel Terkait : Bandwidth adalah


Contoh Klien dan Server

Contoh client server mengacu pada desain aplikasi atau jenis arsitektur aplikasi client server, diantaranya; mandiri “satu tingkat”, dalam arsitektur ini semua pemrosesan dilakukan di mainframe. Jenis model ini adalah di mana semua pemrosesan dilakukan secara terpusat yang dikenal sebagai berbasis host. Kekurangan yang terjadi pada tipe ini adalah semakin banyak pengguna mengaksesnya maka akan semakin kewalahan.


Model kedua yaitu client server “two-tier” merupakan model aplikasi yang pemrosesannya terjadi pada client dan server. Model ini adalah aplikasi tipikal dengan banyak klien dan server yang terhubung melalui jaringan.


Ketiga, yaitu three-tier, merupakan arsitektur client-server yang telah diinovasi. Pada arsitektur jenis ini terdapat server aplikasi yang berdiri di antara klien dan server basis data. Arsitektur semacam ini sebagian besar diimplementasikan menggunakan aplikasi web karena kemudian komputer klien akan menginstal browser web.


Model keempat bertingkat, model ini sangat mirip dengan model sebelumnya yaitu bertingkat tiga. Perbedaannya terletak pada keberadaan server logika bisnis. Model keempat, yang merupakan arsitektur dari server klien, menyediakan bentuk tier pohon yang diperluas dalam bentuk fisik terdistribusi.


Demikianlah pembahasan mengenai Client dan Server – Pengertian, Ciri, Fungsi, Jenis, Paradigma, Cara Kerja, Kelebihan, Kelemahan & Contoh Semoga ulasan ini dapat menambah wawasan dan pengetahuan bagi anda semua, terima kasih banyak atas kunjungannya. 🙂 🙂 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button