Pendidikan

Hasil Belajar – Pengertian, Fungsi, Tujuan, Macam & Faktor

Hasil Belajar – Pengertian Menurut Para Ahli, Fungsi, Tujuan, Jenis & Faktor – Untuk pembahasan kali ini kita akan mengulas tentang Hasil pembelajaran yang dalam hal ini meliputi pengertian menurut para ahli, fungsi, tujuan, jenis dan faktornya, untuk lebih memahami dan memahami simak ulasan dibawah ini.

Hasil pembelajaran

Table of Contents

Definisi Hasil Belajar

Hasil belajar adalah kemampuan yang dimiliki siswa setelah menerima pengalaman belajarnya. Kemampuan tersebut meliputi aspek kognitif, afektif dan psikomotorik. Hasil belajar dapat dilihat melalui kegiatan evaluasi yang bertujuan untuk memperoleh data pembuktian yang akan menunjukkan tingkat kemampuan siswa dalam mencapai tujuan pembelajaran. Hasil belajar yang dikaji dalam penelitian ini adalah hasil belajar kognitif IPS yang meliputi tiga tingkatan yaitu pengetahuan, pemahaman, dan penerapan. Instrumen yang digunakan untuk mengukur hasil belajar siswa pada aspek kognitif adalah tes.


Pelaksanaan pembelajaran adalah hasil belajar, maka berikut ini pengertian hasil belajar menurut para ahli, yang meliputi:


Hasil belajar adalah hasil yang dicapai berupa angka atau skor setelah diberikan tes prestasi belajar pada setiap akhir pelajaran. Nilai yang diperoleh siswa menjadi acuan untuk melihat penguasaan siswa dalam menerima materi pelajaran.

Baca Juga Artikel Terkait : Pengertian Belajar Menurut Para Ahli


Hasil belajar adalah apa yang diperoleh siswa setelah melakukan kegiatan pembelajaran.


Hasil belajar adalah perubahan tingkah laku pada diri seseorang yang dapat diamati dan diukur berupa pengetahuan, sikap dan keterampilan. Perubahan tersebut dapat diartikan sebagai peningkatan dan perkembangan yang lebih baik sebelum yang tadinya tidak tahu menjadi sadar.


Hasil belajar merupakan prestasi siswa secara keseluruhan yang merupakan indikator kompetensi dan derajat perubahan tingkah laku yang bersangkutan. Kompetensi yang harus dikuasai siswa perlu dinyatakan sedemikian rupa sehingga dapat dinilai sebagai bentuk hasil belajar siswa yang mengacu pada pengalaman langsung.


Hasil belajar adalah perubahan yang menyebabkan manusia berubah dalam sikap dan perilakunya.


Menyatakan bahwa hasil belajar adalah kemampuan yang dimiliki siswa setelah mereka menerima pengalaman belajar.


Hasil belajar berupa pola tingkah laku, nilai, pengertian, sikap, penghayatan dan keterampilan.

Baca Juga Artikel Terkait : Pengertian “Learning Probing Prompting” – Langkah & (Kekuatan – Kelemahan)


Mendefinisikan hasil belajar siswa pada hakekatnya adalah perubahan tingkah laku sebagai hasil belajar dalam arti yang lebih luas meliputi bidang kognitif, afektif dan psikomotorik.


Yang mana dalam hal menyebutkan enam jenis perilaku ranah kognitif sebagai berikut:

  • Pengetahuan, mencapai kemampuan untuk mengingat hal-hal yang telah dipelajari dan disimpan dalam memori. Pengetahuan berkaitan dengan fakta, peristiwa, pemahaman aturan, teori, prinsip atau metode.
  • Pemahaman, meliputi kemampuan menangkap arti dan makna dari apa yang dipelajari.
  • Aplikasi, mencakup kemampuan menerapkan metode dan aturan untuk menghadapi masalah nyata dan baru, misalnya menggunakan prinsip.
  • Analisis meliputi kemampuan untuk memecah suatu entitas menjadi bagian-bagian sehingga keseluruhan struktur dapat dipahami dengan baik, misalnya mereduksi suatu masalah menjadi bagian-bagian yang lebih kecil.
  • Sintesis, meliputi kemampuan membentuk pola baru, misalnya kemampuan menyusun program.
  • Evaluasi mencakup kemampuan untuk membentuk opini tentang beberapa hal berdasarkan kriteria tertentu, misalnya kemampuan untuk mengevaluasi hasil tes.

Fungsi Hasil Belajar

Menurut Suryabrata “2001” mengemukakan beberapa fungsi penilaian dalam proses pendidikan, yaitu:


1. Dasar Psikologis

Secara psikologis, seseorang perlu mengetahui sejauh mana ia telah berhasil mencapai tujuannya. Masalah kebutuhan psikologis akan pengetahuan mengenai hasil pekerjaan yang telah dilakukannya dapat dilihat dari dua sisi, yaitu dari sudut pandang peserta didik dan dari sudut pandang pendidik.

  1. Dalam hal siswa
    Seorang anak dalam menentukan sikap dan tingkah lakunya seringkali dibimbing oleh orang dewasa, dengan pendapat guru mengenai hasil belajar yang telah diperoleh, anak merasa memiliki pegangan, pedoman dan hidup dalam kepastian. Selain itu, seorang anak juga perlu mengetahui statusnya di depan teman-temannya, termasuk apakah dia “apakah dia anak yang pintar dan sebagainya” juga terkadang dia perlu membandingkan dengan teman-temannya dan alat terbaik untuk melihat ini adalah pendapat pendidik “khususnya guru” terhadap kemajuan mereka.
  2. Dari Sudut Pandang Pendidik
    Seorang pendidik profesional perlu mengetahui hasil usahanya sebagai pedoman dalam melaksanakan usaha selanjutnya.

Baca Juga Artikel Terkait : “Model Pembelajaran CIRC (Cooperative Integrated Reading And Composition)” Pengertian – Tujuan – Unsur & (Kekuatan – Kelemahan)


2. Didaktik Dasar

Didaktik dasar meliputi:

  • Dalam hal pendidikan anak
    Pengetahuan tentang kemajuan yang telah dicapai umumnya berpengaruh baik terhadap prestasi selanjutnya, selain itu dengan tes prestasi siswa juga dapat mengetahui kelebihan dan kekurangan yang dimilikinya sehingga siswa dapat menggunakan pengetahuannya untuk memajukan prestasinya.
  • Dari Sudut Pandang Pendidik
    Dengan adanya tes hasil belajar, seorang guru juga dapat mengetahui sejauh mana kelemahan dan kelebihan dalam pengajarannya. Mengetahui kelebihan dan kekurangan dalam mengajar akan menjadi bekal bagi guru untuk menentukan upaya selanjutnya. Selain itu tes hasil belajar juga berfungsi untuk membantu guru dalam menilai kesiapan siswa, mengetahui status anak di kelasnya, membantu guru menentukan siswa dalam membentuk kelompok, membantu guru dalam memperbaiki metode pengajarannya dan membantu guru dalam memberikan materi pelajaran tambahan. .

3. Dasar Administrasi

  1. Menyediakan data untuk dapat menentukan status siswa di kelasnya.
  2. Memberikan gambaran tentang segala hasil usaha yang dilakukan oleh suatu lembaga pendidikan.
  3. Merupakan inti dari laporan kemajuan belajar siswa kepada orang tua atau wali.

Tujuan Hasil Belajar

Menurut Sudjana “2005” mengungkapkan tujuan penilaian hasil belajar sebagai berikut:

  • Mendeskripsikan kemampuan belajar siswa sehingga mereka dapat mengidentifikasi kekuatan dan kelemahannya dalam berbagai bidang studi atau meta-pelajaran yang diambilnya. Dengan gambaran keterampilan tersebut juga dapat dilihat posisi kemampuan siswa dibandingkan dengan siswa lainnya.
  • Mengetahui keberhasilan proses pendidikan dan pengajaran di sekolah yaitu seberapa jauh efektifitas dalam mengubah perilaku siswa menuju tujuan pendidikan yang diharapkan.
  • Menentukan tindak lanjut dari hasil penilaian yaitu melakukan perbaikan dan perbaikan dalam hal program pendidikan dan pengajaran serta sistem pelaksanaannya.
  • Memberikan pertanggungjawaban “akuntabilitas” dari pihak sekolah kepada pihak yang berkepentingan.

Baca Juga Artikel Terkait : “Problem Based Learning (PBL)” Pengertian & (Karakteristik – Tujuan)


Macam Hasil Belajar

Dilihat dari fungsinya, menurut Sudjana “2005” membagi penilaian menjadi tiga jenis yang meliputi:

  1. Penilaian formatif merupakan penilaian yang dilakukan pada akhir program belajar mengajar untuk melihat tingkat keberhasilan proses belajar mengajar itu sendiri.
  2. Penilaian sumatif adalah penilaian yang dilakukan pada akhir unit program yaitu akhir triwulan, akhir semester dan akhir tahun, penilaian ini berorientasi pada produk bukan pada proses.
  3. Asesmen diagnostik merupakan asesmen yang bertujuan untuk melihat kelemahan siswa dan faktor penyebabnya.
  4. Penilaian selektif adalah penilaian yang bertujuan untuk tujuan seleksi, misalnya tes penyaringan untuk masuk ke lembaga pendidikan tertentu.
  5. Asesmen penempatan merupakan asesmen yang dilakukan untuk mengetahui keterampilan prasyarat yang diperlukan suatu program studi dan penguasaan pembelajaran sesuai dengan yang diprogramkan sebelum memulai kegiatan pembelajaran pada program tersebut.

Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Hasil Belajar

Hasil belajar sebagai salah satu indikator pencapaian tujuan pembelajaran tidak terlepas dari faktor-faktor yang mempengaruhi hasil belajar itu sendiri. Menurut Sugihartono dkk “2007:76-77”, menyebutkan faktor-faktor yang mempengaruhi hasil belajar sebagai berikut:

  • Faktor internal adalah faktor yang ada dalam diri individu yang sedang belajar, faktor internal meliputi, faktor fisik dan faktor psikis.
  • Faktor eksternal adalah faktor yang ada di luar individu, faktor eksternal meliputi faktor keluarga, faktor sekolah dan faktor masyarakat.

Baca Juga Artikel Terkait : Model Pembelajaran Kooperatif


Demikianlah pembahasan mengenai Hasil Belajar – Pengertian Menurut Para Ahli, Fungsi, Tujuan, Jenis & Faktor Semoga ulasan ini dapat menambah wawasan dan pengetahuan bagi anda semua, terima kasih banyak atas kunjungannya. 🙂 🙂 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button